LKKI.net | Banjir yang diakibatkan luapan air laut itu tidak hanya membikin rumah terendam dan mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi, tapi juga bisa menghadirkan masalah serius pada mobil yang melewati genangan rob.
Dilansir dari detikcom, setidaknya ada dua masalah yang ditimbulkan banjir rob terhadap kendaraan roda empat. Dua potensi masalah itu adalah korosi dan korsleting.
Baca Juga:
Waspada, Banjir Rob Ancam 12 Wilayah Pesisir Jakarta hingga 8 Mei
1. Korosi
Salah satu mimpi buruk setiap mobil adalah karat. Masalah ini bisa semakin cepat timbul jika terkena air banjir rob. Logam-logam di bodi dan sasis bisa kena karat jika sering melibas banjir rob.
Karat atau korosi bisa timbul disebabkan oleh kandungan garam yang tinggi dari air laut. Mungkin jika hanya sekali nekat menerjangnya, maka dampak karat belum langsung timbul. Tapi jika berkali-kali dan membiarkan begitu saja mobil sehabis melintasi rob maka siap-siap saja serangan karat menanti.
Baca Juga:
Pemprov Jakarta Bangun Tanggul 2,5 Meter Cegah Banjir Rob Kawasan Aglomerasi Jabodetabekjur, MARTABAT Prabowo-Gibran: Antisipasi Nyata Hadapi Perubahan Iklim
Adanya karat di mobil akibat rob tentu tak bisa dianggap sepele. Masalah yang juga kerap dijuluki sebagai 'kangkernya logam' ini bahkan bisa menjalar jika sudah ada di satu titik sasis atau bodi.
Kalau dibiarkan terus maka karat akan selamanya di situ dan jadi sulit dihilangkan. Jika Anda membiarkan hal ini maka korosi akan terjadi hingga yang terparah membuat sasis atau plat bodi jadi keropos dan bolong.
2. Korsleting