Keberhasilan ini diharapkan dapat men-trigger keberhasilan berikutnya pada potensi proyek lain, khususnya di Filipina.
Keunggulan SiLSafe 4000 dan Dual-use Technology
Baca Juga:
KAI Layani 11,8 juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
SiLSafe 4000 merupakan produk unggulan yang memiliki standar keamanan internasional tertinggi Safety Integrity Level (SIL) 4 di sisi hardware, komunikasi, hingga perangkat pengembangannya.
Direktur Strategi Bisnis & Portofolio PT Len Industri, Linus Andor M. S. mengatakan, Len sebagai induk holding BUMN Industri Pertahanan DEFEND ID, menerapkan konsep dual-use technology (pertahanan dan non-pertahanan) dalam melakukan pengembangan produk dan teknologi agar efisien biaya pengembangannya.
Dengan begitu, perusahaan akan lebih sustain dalam menghadapi fluktuasi yang mungkin terjadi di antara kedua sektor tersebut.
Baca Juga:
PELNI Catat Jumlah Penumpang Mudik Lebaran 2025 Melebihi Tahun Sebelumnya
“Pengembangan di DEFEND ID harus satu core agar efisien, karena sebenarnya hampir mirip. Misalnya di perkeretaapian ada Operating and Control Center (OCC) yang mirip dengan Puskodal di bidang pertahanan,” imbuhnya.
SiLSafe 4000 sudah beroperasi di jalur commuter line Jalur Jagomanja (Jatinegara-Bogor dan Manggarai-Jakarta Kota), Jalur Stasiun Cikarang - Stasiun Cikampek, Kiaracondong-Cicalengka Tahap I Segmen Gedebage-Haurpugur dan masih banyak lagi.
SiLSafe 4000 adalah pruduk persinyalan garapan Len yang lebih modern, handal, tersertifikasi, mudah diintegrasikan dan perawatannya, hingga ketersediaan suku cadangnya karena pengembangan, perakitan dan instalasinya dilakukan oleh insinyur dan teknisi dalam negeri.