Bagian lain dari rencana itu adalah penyesuaian beberapa undang-undang energi yang ada, serta studi tentang kebutuhan energi secara keseluruhan di Jerman.
Agenda ambisius itu memperkirakan akan ada peningkatan tahunan sekitar 10 gigawatt dari produksi energi angin di darat (total sampai 115 gigawatt pada tahun 2030), dan 22 gigawatt untuk tenaga matahari (total 215 gigawatt pada tahun 2030).
Baca Juga:
Dominasi China Berakhir, AS Kini Mitra Dagang Terbesar Jerman
Rencana energi angin di laut bahkan lebih ambisius, dengan target setidaknya 30 gigawatt per tahun sampai 2030, dan 40 gigawatt per tahun pada 2035, kemudian 70 gigawatt pada tahun 2045.
"Paket Paskah" yang diperkenalkan Menteri Ekonomi Robert Habeck juga berisi sejumlah perlindungan konsumen serta potongan harga dan insentif untuk rumah tangga dan komunitas yang memasok sebagian atau seluruh energinya dari energi terbarukan.
Energi terbarukan menawarkan "keunggulan kompetitif"
Baca Juga:
Bom Nuklir Terbaru AS B61-12 di Tangan Jerman, NATO Siap Cegah Ancaman Rusia
Robert Habeck juga menyuarakan keyakinannya bahwa Berlin akan mendapatkan persetujuan atas rencananya untuk mendedikasikan 2% lahan bagi energi angin. Hal itu harus disepakati oleh seluruh 16 pemerintahan snegara bagian.
Setelah menekankan urgensi transisi menuju energi terbarukan sehubungan dengan perubahan iklim, Robert Habeck juga menegaskan bahwa sektor energi terbarukan menawarkan akses bisnis yang baru yang akan tersebar dengan cepat ke kota-kota dan bisa dikelola sendiri oleh komunitas warga.
Selanjutnya ia mengatakan, ini juga menjadi "peringatan bagi banyak politisi, mempertimbangkan lagi keunggulan kompetitif yang diwakili oleh energi terbarukan." [JP]