Praktisi kesehatan dari Siloam Hospital Karawaci, dr Vito A Damay SpJP(K), M.Kes juga menjelaskan kemungkinan penyebab dari pusing dan mual usai gempa.
"Ketika gempa, kita mengalami perubahan postural posisi tubuh dan pandangan mata kita, ini berhubungan juga dengan fungsi vestibular/keseimbangan tubuh kita," jelas dr Vito melansir detikcom, Jumat (14/1/2022).
Baca Juga:
Badan Geologi Kerahkan Tiga Tim Darurat Tangani Dampak Gempa M7,3 di Sulut dan Malut
"Keseimbangan kita diatur oleh bagian telinga tengah, juga dengan saraf di mata dan di kaki. Jadi ketika goncang maka tubuh akan berusaha menyesuaikan dan itu butuh waktu," lanjutnya.
Bagaimana Cara Mengatasi Pusing Setelah Gempa?
dr Vito memberikan beberapa tips saat seseorang mengatasi earthquake sickness ini. Misalnya seperti berbaring dan minum air hangat.
Baca Juga:
Gempa M 7,6 Guncang Wilyah Sulut: Peringatan Tsunami Hingga Radius 1000 Km
"Istirahat berbaring dan minum air hangat bisa memperbaiki keluhan pusing setelah gempa," saran dr Vito.
Selain itu, dr Vito juga menganjurkan untuk memberikan obat antihistamin jika pusing belum juga berkurang. Tetapi, obat tersebut harus berdasarkan resep dari dokter. [JP]